Plan doesn’t work well for me

Plan doesn’t work well for me

I’ve never planned to leave Bandung today. I planned to go tomorrow. But in fact, I am leaving now.

Tapi sepertinya, aku memang tidak seperti perempuan kebanyakan, yang hidup dengan rencana dan persiapan. Me? Definitely not.

Sekarang aja pulang ke Ciamis beneran nggak bawa banyak barang. Isi tas cuma dompet, hape, charger, sama power bank. My life kit. Kebutuhan primer di saat apapun. Haha. (yaaa… ditambah sebongkah bedak dan sebatang lipstik sih). Ditambah baju ibu yang bulan lalu ketinggalan di kosan. Eh, banyak.

Kesimpulan ini kubuat setelah pengalaman bertahun-tahun (sepertinya). I could easily cancel my one-decade-planned agenda just because one sudden reason that change everything. It might happen to everyone sih, but not as often as to me, kayaknya.

Seperti hari ini…

Aku memang berencana akan menghadiri resepsi pernikahan sahabatku di Ciamis besok (this one works quite well). Tapi soal kapan dan bagaimana, belum kupastikan. Sebagaimana sebuah penelitian, selalu ada hipotesis awal: aku akan ke Ciamis besok subuh.

Tapi hari ini, takdir berkata lain. Aku pulang siang dari kantor (it rarely happens). Lalu iseng ngecek jadwal kereta, dan pemberangkatan terdekat satu jam lagi.

Then my heart and mind said: “kenapa nggak pulang sekarang? Ada waktu. Nyampe rumah malem. Besok sore bisa ke Bandung lagi. Ada waktu untuk istirahat. Apalagi lagi sakit begini.”

Jadi, yaudah. Kutelepon ibu, direstui. Kutelepon ade, yang katanya sedang ke Bandung, tapi belom nyampe. Ternyata dia baru berangkat. Kuyakin dia bete juga kalau tahu aku malah minggat. Tapi sudah kuatur agar dia tetap bisa melakukan rencananya. Kuwhatsapp Groot, dia kaget, lalu bete. Sorry 😦

But I believe this is the best I can do for any situation. Ibu senang aku pulang, Ade tetep bisa melakukan rencananya meski ada yang sedikit berubah, ke kondangan jadi, langsung bisa berangkat ke Bandung, dan besoknya tetep bisa nemenin Groot ke kondangan (itupun if only he doesn’t mad anymore :p).

That’s why my plan sometime couldn’t work into reality. Then my life become unplanned. Sedih nggak?

Dulu banget sebelum lulus rencananya cuma setahun kerja dan lalu kembali menjadi Nden The Explorer. Taunya sekarang masih berada di titik yang sama yang itu-itu juga.

But sudden-magical things always happen. And it works really well for me.

I know He planned something for me. Dan Dialah sebaik-baik pembuat rencana. Itu cukup buatku, and I am grateful for that.

So, dear, if you want to ask me hang out, don’t plan. Ask now. I’ll set up everything. If you love me, don’t plan to marry me. Marry me now (or maybe tomorrow). Haha.
Kereta Kahuripan
7.7.2017

18:32

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s