Cinta, Perlukah Diungkapkan? (Bagian-2)

Cinta, Perlukah Diungkapkan? (Bagian-2)

Kemarin sore saya dapet sms, nggak tahu dari siapa. Kayaknya sendernya habis baca postingan saya sebelumnya tentang ‘Cinta, Perlukah Diungkapkan‘. Isi sms-nya gini, nih:

Bila kau sedang menunggu seseorang untuk menjalani kehidupan menuju ridha-Nya, maka bersabarlah dengan keindahan-Nya. Demi Allah, dia tidak datang karena kecantikan, ketampanan, kepintaran, ataupun kekayaanmu, tapi Allah-lah yang menggerakkan dia untuk datang kepadamu. Janganlah tergesa-gesa untuk mengekspresikan cinta padanya sebelum Allah mengizinkan. Karena belum tentu yang kau cintai adalah yang terbaik untukmu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Simpanlah segala bentuk ungkapan cinta dalam hati rapat-rapat. Niscaya Allah akan menjawab doanya (doamu-red) dengan yang lebih indah‘.

Well… ini nambah referensi nih buat temen saya yang pada lagi jatuh cinta. Saking bosannya saya denger curhat temen-temen saya betapa mereka menyukai seseorang tapi hanya mampu memandang dari kejauhan, hati saya sampai tergerak utuk membuat postingan itu.

Terlebih lagi dua hari yang lalu saya baru selesai baca buku terbaru dari penulis cerdas favorit saya, Raditya Dika, yang judulnya ‘Marmut Merah Jambu‘. (Keren banget tuh buku!) Kalo pingin ikutan ‘menertawakan’ cinta, saya merekomendasikan anda untuk membaca buku ini.

😛

P.S. Lo mesti bayar gue karena udah promosiin buku Lo, Dith!😛

3 thoughts on “Cinta, Perlukah Diungkapkan? (Bagian-2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s